Dipikir Sarang Narkoba Rupanya Judi Poker Online di Dalamnya

Dipikir Sarang Narkoba Rupanya Judi Poker Online di Dalamnya

Ninopo.net – Tempat jual beli Narkoba di dalam rumah kos mendapatkan pantauan dari Polresta Cirebon, Jawa Barat. Hal ini guna bisa memberantas penyakit masyarakat atau biasanya disebut juga sebagai PEKAT. Beberapa kejahatan tersebut dari mulai Miras hingga Narkoba.

Nah, Polresta Cirebon sendiri sudah memantau sebuah rumah kos yang digadang-gadang sebagai sarang Narkoba. Mereka sudah mengintai sejak lama dan segera melakukan penindakan.

Rumah kos yang berada di daerah Kedawung dan berposisi dikabupaten Cirebon ini langsung digerebek. Berniat menangkap para pemakai narkoba maupun orang-orang yang terlibat dalam transaksi jual beli obat-obatan malahan Polisi tidak mendapatkan satu bukti apapun. Mereka ketika hendak menangkap justru mendapatkan pria-pria muda yang tengah asyik mengoperasikan komputer.

Total ada 5 pria muda, dari introgasi Polisi diketahui kalau pria-pria ini adalah operator Judi Online dan jenis permainannya adalah Poker Online. Menurut AKBP, Roland Ronaldy kalau pria yang mereka amankan ini memiliki 7 buah Komputer. Dimana juga didapatkan 8 Kartu perbankan (ATM). Tak hanya itu juga teradapa 5 buah buku tabungan dengan jenis yang berbeda-beda pula.

“Iya kita tangkap mereka, awalnya Narkoba rupanya Judi Poker Online,” terang AKBP, Roland Ronaldy.

“Untuk barang bukti ada Komputer dan Atm sama buku tabungan. Lalu ada satu orang ini pemakai (Narkoba) yang kami selidiki. Akan segera kami proses kasus ini ya,”

Dirinya juga menerangkan kalau operasi Judi Poker Online ini sudah beroperasi selama 3 bulan lebih. Lebih lanjut Roland juga mencurigai jika pelaku Judi Online yang tertangkap ini memiliki jaringan International lainnya. Sebab biasanya kasus Judi Online kebanyakan memiliki jaringan dari luar negri untuk mengoperasikannya di Indonesia.

“Ini kasus umum (Judi Online) biasanya dari luar negri ada jaringan atau cabangnya gitu,” ungkap AKBP, Roland Ronaldy.

Menurutnya saat ini permainan Judi Online sudah sangat banyak tersebar di Internet. Ia pun merasa sangat sulit untuk memberantas Judi Online karena mereka bisa berpindah-pindah tempat.

Jadi ia berharap masyarakat Indonesia mengindari segala jenis perjudian apalagi sudah memasuki bulan puasa yang penuh berkah. Meski dia juga tak munafik kalau Judi adalah permainan populer dari massa ke massa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *