Vaksin Virus Corona Akan Diproduksi Massal Pada Akhir Tahun

Vaksin Virus Corona Akan Diproduksi Massal Pada Akhir Tahun

Ninopo.net – Saat ini Jerman menjadi negara yang berpotensi menciptakan vaksin untuk mengatasi virus Corona baru-baru ini mereka telah bekerja sama dengan perusahan obat asal Amerika Serikat yakni Pfizer. Uji coba vaksin juga sudah berlangsung baik dan kabarnya akhir tahun vaksin virus Corona dapat diproduksi massal di seluruh negara.

Bahkan kabar terbaru dari insitut penelitian BioNTech telah melakukan uji klayakan penerapan dosis dari 1-100 Mikrogram. Nah, pasien diberikan dari mulai usia 15-55 tahun yang berjumlah 200 orang sukarelawan. Dalam laporan tersebut mereka BioNTech memberikan kelompok pertama dosis vaksin normal yakni BNT162.

Susudah Jerman melakukan uji coba mengenai vaksin ini, maka minggu depan perusahaan Amerika Serikat akan mencoba mengujinya. Namun mereka juga harus terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari pemerintahan Amerika Serikat. Alasan pengujian bagi mereka guna mencegah dari kemungkinan terburuk yaitu gelombang susulan pasien virus Corona pada musim gugur nanti.

Sementara itu Jerman telah mendapatkan berbagai persyaratan persetujuan dari German Federal Institute for Vaccines and Biomedical Drugs guna melakukan uji coba klinis terhadap manusia. Dengan kerja sama pembuatan dan uji coba vaksin terbaik pada 23 April 2020 lalu guna mengatasi virus Corona oleh Jerman-Amerika. Maka mereka memprediksi jika akhir tahun vaksin massal sudah bisa tersebar dibanyak negara.

Tak hanya Jerman dan Amerika Serikat yang telah melakukan uji coba vaksin terhadap manusia, Inggris juga sudah melakukannya dimana Oxford University yang dilakukan oleh Jenner Institute pada 23 April 2020 lalu. Dan hasil dari pengujian nantinya baru akan diketahui pada bulan September 2020 mendatang.

Untuk Indonesia sendiri tahap pembuatan vaksin virus Corona masih berada pada tahap sangat awal. Hal ini dikarenakan faktor pembiayaan penelitian merupakan kendala saat ini. Hal itu dikonfirmasi oleh Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman Institute, Herawati Sudoyo. Ia juga menyampaikan jika nantinya akan ada 2 tahap dalam pembuatan vaksin. Yakni pengenal mengenai virus Corona dan pembentukan vaksin terbaik.

“Saat ini kita sedang dalam tahap pengenalan virus Corona dan bagaimana penyebarannya. Akan tetapi kendala kita adalah pendanaan yang masih belum ada. Jadi nanti kita cari dulu pendanaanya,’’ujar Herawati Sudoyo.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *